Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label kecelakaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kecelakaan. Tampilkan semua postingan

Rem Blong, Truk Muatan Jelly Terguling

Written By Unknown on Jumat, 22 Agustus 2014 | 10.04

Berita Tuban | Akibat rem blong, truk muatan marimas jelly terprosok kejurang sedalam tiga meter. Peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan pantura kilometer 8 Tuban, tepatnya berada di Dusun Kepet Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kamis (21/8/2017)

Insiden truk masuk jurang, bermula saat truk ber-Nopol K 1782 BD yang dikemudikan Suwardi (45), warga Desa Pilang, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, melaju dari arah Semarang menuju Surabaya, namun saat berada di jalanan turun, mendadak kendaraan tersebut alami rem blong, dan masuk ke jurang.

“Tidak tahu kenapa, tiba-tiba di jalanan yang turun, rem blong, dan akhirnya melaju makin kencang, dan saya ambil kiri ternyata jatuh ke jurang, untung ada pohon, kalau tidak mungkin akan jatuh lebih dalam lagi” ujar Suwardi sopir truk yang alami kecelakaan.

Rencananya truk yang bermuatan marimas jelly tersebut akan dikirim ke salah satu dipo di surabaya. “Minuman marimas jelly ini, dari Semarang mau saya kirim menuju salah satu dipo Surabaya,” pungkas Suwardi.

Sementara itu, truk nahas tersebut masih belum di evakuasi, hanya tampak sejumlah orang yang mengeluarkan muatan tersebut, untuk di pindahkan ke truk lainnya. Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa, sedangkan sopir truk hanya mengalami luka ringgan dan memar di bagian kepala serta kaki. (Pul)

Sumber : Kabar Tuban | Republish : RayNa © Mitra Solusindo 2014

 

Waspada di Jalur Tengkorak Tuban

Written By Unknown on Minggu, 04 Agustus 2013 | 12.56

Berita Tuban - Pemudik yang melintas di jalur Pantura antara Kecamatan Bancar hingga Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban diminta mewaspadai tiga titik rawan kecelakaan yang sering menimbulkan korban maut. Tiga titik rawan laka itu sering dikenal jalur tengkorak.

Titik rawan kecelakaan yang pertama berada di wilayah barat Kota Tuban yakni kilometer 12 yang masuk Kecamatan Jenu, hingga Kecamatan Tambakboyo,  Tuban. Pada titik tersebut banyak jalan kondisinya bergelombang dan berlubang serta ada pasar Tumpah diwaktu pagi hari.

Untuk titik rawan kecelakaan yang kedua berada di jalur selatan tepatnya jalan Tuban-Surabaya mulai dari tanjakan Kepet, Desa Tunah, Kecamatan Semanding hingga sampai sekitar alas Jalin, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Tuban.

Sementara untuk titik yang rawan kecelakaan yang juga harus diperhatikan oleh para pemudik berada di jalan menuju arah Wisata Bahari Lamongan (WBL) dan Gresik melalui jalur alternatif, tepatnya di pertigaan Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Tuban. Jalan tersebut sering terjadi kecelakaan hingga mengakibatkan korban jiwa.

AKP Akmal, Kasat Lantas Polres Tuban menyatakan  untuk mencegah kecelakaan pada titik rawan tersebut pihaknya telah memasang rambu-rambu maupun spanduk pemberitahuan jika lokasi tersebut rawan kecelakaan sejak sebelum arus mudik kemarin.

“Jauh-jauh hari kita telah melakukan pemasangan rambu-rambu titik-titik rawan kecelakaan di sepanjang pantura Tuban ini. Termasuk memasang himbuan untuk para pengemudi mengurangi kecepatan pada lokasi tertentu,” terang AKP Akmal, Kasat Lantas Polres Tuban.

Kasat lantas menghimbau kepada seluruh pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat untuk selalu waspada saat melintas di jalur-jalur tersebut. Pengendaran harus mengurangi kecepatan pada titik rawan laka itu khususnya di wilayah barat Kota Tuban yang banyak jalan bergelombang.

“Kita berpesan untuk para pemudik, waspadai titik-titik rawan kecelakaan dan selalu patuhi peraturan lalu lintas yang ada untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Budayakan keselamat sebagai kebutuhan,” pungkasnya. (ros)
Redaktur :  admin kota tuban  |  Publisher  :  Rangga
   [http://kotatuban.com]
COPYRIGHT © Warta Tuban 2013

Melawan Arus, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Written By Unknown on Jumat, 02 Agustus 2013 | 13.13

Berita Tuban - Seorang pengendara motor tewas mengenaskan dengan luka parah di bagian kepala akibat menghantam bodi truk yang melaju kencang dari arah timur. Jalan Hos Cokro Aaminoto Kota Tuban depan Kantor Arsip Tuban.

Iptu Friham Deni, Kanit Laka Satlantas Polres Tuban dilokasi Kejadian menjelaskan, korban diketahui bernama Muhamad Alfian (38), warga Latsari, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban, dengan mengendarai motor matik bernopol S-5950-FF seorang diri. Sesampai di lokasi kejadian, motor korban yang melaju melawan arus terlihat oleng ke kanan setelah sebelumnya menyenggol kendaraan yang akan masuk ke kantor arsip Tuban.

Nahas dari timur juga melaju kencang kendaraan truk box bernopol H 1304 PS muatan plastic  yang dikemudikan Karyadi,  warga Demak, Jateng. Seketika itu motor korban langsung terlindas dan tubuhnya sempat terseret sejauh 17 meter yang mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian.

“Sepeda motor bergerak lawan arus dari arah barat. Pada saat bersamaan, di jalur kanan terdapat mobil melaju dari arah timur belok kanan masuk kantor Arsip sehingga motor korban membentur spakbor kiri, yang kemudian oleng kekanan membentur truck yg berjalan beriringan,” jelas Friham Deni.

Petugas kepolisian yang datang di lokasi langsung melakukan evakuasi jenazah korban ke rumah sakit umum Dr Koesma Tuban. Dari hasil olah TKP, korban terseret hingga 17 meter dari lokasi benturan dengan truk box.

“Tadi saya dari arah timur iring-iringan dengan mobil yang masuk ke kantor ini (kantor arsip Tuban, red), kemudian motor korban menyenggol bagian belakang mobil, terus oleng dan membentur truk yang saya kemudi,” tutur Karyadi, sang sopir truk.

Sampai saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk pengemudi kendaraan yang masuk kantor arsip Tuban bernama Gembong Sisriyanto, (52), warga  perum karang indah dan sopir truk  Karyadi,( 43), warga Desa Kuripan, Kecamatan  Karangawen kabpaten Demak, Jateng.” Kita periksa semua yang terlibat, sedangkan jenazah korban tadi sudah kami informasikan kepada keluarganya. (kim)


Redaktur : kota tuban |  Publisher  :  Rangga
   [kotatuban.com]
COPYRIGHT © Warta Tuban 2013



Bus Syarat Penumpang Tabrak Truk

Written By Unknown on Kamis, 01 Agustus 2013 | 15.06

Berita Tuban - Kecelakaan lalulintas kembali terjadi antara kendaraan bus mini syarat penumpang dengan truk bermuatan batu. Kecelakaan tersebut terjadi dijalur pantura Tuban, tepatnya di Jalan Tuban-Surabaya KM 13, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Minggu (28/07).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalulintas tersebut. Namun, kondisi sopir bus tersebut mengalami terluka parah karena terjepit body bagian bus yang ringsek karena tabrakan dengan truck.

Dari sejumlah informasi yang berhasil dihimbut kotatuban.com dilapangan, kejadian kecelakaan tersebut berawal saat truk nopol S 9925 HB yang dikemudikan oleh Sutarman (46), warga Desa Ngerayung, Kecamatan Plumpang,  berjalan dari arah barat. Kemudian setelah tanjakan hutan Jalin, trcuk yang mengangkut batu hendak belok ke kiri hendak masuk gang.

Namun, saat akan masuk gang tersebut tiba-tiba truck material itu langsung diseruduk oleh bus Primus jurusan Tuban-Jombang dengan nopol S 7071 UW yang disopiri oleh Heri Sanjoni, warga Jombang. Saat itu bus yang berjalan ngebut mendahului sejumlah kendaraan lain dari jalur kiri, dan tidak melihat ada truck didepannya sehingga tabrakan tidak bisa dihindari.

“Saya sudah menyalakan lampu riting untuk belok kiri, bahkan kernet saya telah melambai-lambaikan tangan. Tapi tetap saja ditabrak kena bak samping bagian kiri. Karena posisi saya sudah belok,” ujar Sutarman, pengemudi truk saat masih di TKP.

Akibat tabrakan yang sangat keras itu body depan bus mini itu mengalami rusak parah hingga ringsek dan kaca depan hancur. Tak hanya itu pengemudi bus tersebut sempat terjepit hingga beberapa menit dari baru bisa dievakuasi. “Semua penumpang yang ada didalam bus dalam kondisi selamat. Yang mengalami luka hanya pengemudi truknya saja,” jelas Iptu Frihamdeni, yang juga berada di TKP.

Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian kecelakaan antara bus dan truk itu. Untuk menghindari kemacetan kendaraan bus yang mengalami rusak parah langsung dievakuasi dari jalan raya. (duc)


Redaktur :  -  |  Publisher  :  Rangga
   [http://kotatuban.com]
COPYRIGHT © Warta Tuban 2013





Hingga H+3, Korban Meninggal Mencapai 760 Orang

Written By Unknown on Jumat, 24 Agustus 2012 | 13.49

BeritaTuban dot com , JAKARTA - Jumlah kecelakaan lalu lintas nasional dari H-8 atau Sabtu (11/8/2012) hingga H+3 atau Kamis (23/8/2012) mencapai 4.333 kecelakaan. Jumlah korban meninggal mencapai 760 orang, luka berat 1.222 orang, dan luka ringan 4.086 orang. Total kerugian materi mencapai Rp 8,3 miliar.

Demikian data terbaru yang dikeluarkan Korlantas Polri seperti yang tertera di Posko Harian Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2012 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (24/8/2012).

Detailnya, pada Kamis atau H+3 Lebaran, jumlah kecelakaan mencapai 407 kecelakaan. Dari jumlah tersebut sebanyak 74 orang meninggal dunia, 129 orang luka berat dan 436 mengalami luka ringan. Kerugian materi mencapai Rp 988 juta.

Catatan Korlantas menyebutkan, sepanjang H-8 hingga H+3, jumlah kecelakaan lalu lintas tertinggi terjadi pada H+3 dengan 407 kecelakaan. Namun, kerugian materi tertinggi justru terjadi pada H-4 atau Rabu (15/8/2012) dengan nilai Rp 1,024 miliar.

Editor :  Heru Margianto
Publisher :  Rangga
   [kompas.com] COPYRIGHT © Warta Tuban 2012


Waspadai Titik Rawan di Tuban

Written By Unknown on Jumat, 17 Agustus 2012 | 09.52

jalur pantura tuban semarang
BeritaTuban dot com , TUBAN -  Pemudik diimbau mewaspadi titik rawan kecelakaan di Tuban, Jawa Timur mulai dari Kecamatan Bulu hingga Widang. Titik rawan itu di antaranya di tanjakan Kepet, Jalan Tuban-Surabaya Kilometer (KM) 7-8, Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Jalan Tuban-Semarang KM 10-11 di Desa Beji, Kecamatan Jenu, dan Jalan Raya Daendels, persisnya di sepanjang jalan masuk Desa Panyuran, Kecamatan Palang.

Kepala Satuan Lalulintas Kepolisian Resor Tuban, Ajun Komisaris Sugeng Setia Trisna, Jumat (17/8/2012) menuturkan, kawasan alas Jalin di Jalan Raya Tuban-Surabaya di Desa Gesing, Kecamatan Semanding juga rawan karena jalannya menurun dan menikung, sedang kawasan alas Jati Peteng di Jalan Raya Tuban-Semarang di Kecamatan Jenu jalannya bergelombang.

Upaya menekan kecelakaan dilakukan dengan pemasang rambu dan patroli rutin. Ia mengimbau jika pengemudi lelah atau mengantuk istirahat dulu. "Jangan memaksakan mengendarai dalam keadaan mengantuk atau lelah karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain," ujar Sugeng.

Ia mencontohkan, sebuah mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi B 1376 PFF yang dikemudikan Rohman Rosmana warga Bandung, menabrak mobil Toyota Kijang, L 1458 LG yang dikemudian Lantari, warga Brondong, Lamongan di Jalan Daendles, Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, pada Kamis (16/8/2012). Xenia itu juga menabrak pohon dan teras rumah warga saat melaju menuju Gresik.

Di lokasi kejadian, mobil Xenia oleng dan menyerempet bodi Kijang yang melaju dari arah berlawanan. Rohman mengemudikan dalam kondisi mengantuk, setelah menabrak Kijang, Xenia menabrak teras rumah warga dan pohon. Sebanyak 10 penumpang Xenia yang akan mudik ke Malang selamat, sementara sopir Kijang Lantari luka lebam di bahu dan kepala.  

Editor :  Rusdi Amral |  Publisher  :  Rangga
   [Kompas.com] COPYRIGHT © Warta Tuban 2012

Sopir Ngantuk, 2 Mobil Tabarakan di Pantura Tuban

Written By Unknown on Kamis, 16 Agustus 2012 | 10.10

BeritaTuban dot com , TUBAN - Ruas jalur mudik di pantura Tuban, yang termasuk padat karena menjadi salah satu area transit dari Jawa Timur ke Jateng hingga Jakarta dan sebaliknya, memberikan sinyal jika pengguna jalan tersebut harus waspada dan hati-hati. Jika tidak, bisa berakibat celaka.

Diduga pengemudi mengantuk kecelakaan melibatkan dua mobil pemudik terjadi di jalur pantura Tuban. Sebuah mobil Xenia bertabrakan dengan mobil Kijang yang kemudian menghantam pagar rumah warga hingga hancur. Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, jalur lalulintas sempat macet karena banyaknya warga yang berkerumun menonton.

Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, disebutkan kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan pribadi yang sedang perjalanan mudik, yakni Xenia bernopol B 1376 PFF, yang dikemudikan oleh Rohman Rosmana, asal Bandung, berjalan dari arah barat ke timur.

Pada saat berada di Jalan Raya Tuban-Gresik, di Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Palang, tiba-tiba mobil Xenia oleng lantaran pengemudi mengaku mengantuk dan kendaraannya berjalan di jalur kanan.

Pada saat bersamaan dari arah timur melaju mobil kijang dengan nomor polisi S l 1458 LG, yang dikemudikan oleh Lantari, warga Desa Brengkok, Kecamatan Brondong. Lamongan. Karena mobil yang dikendarai Rohman Rosmana semakin ke kanan sehingga langsung menabrak bodi kijang sebelah kiri.

Usai menabrak kijang mobil Rohman tetap melaju dan nyaris masuk rumah warga yang berada di sisi jalan setelah menghancurkn tembok pagar rumah.

“Tadi saya mengantuk dan tidak menyadari mobil sudah masuk ke lajur kanan, hingga ahirnya saya menabrak mobil dari arah berlawan.” ujar Rohman.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Semua penumpang dari kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut hanya mengalami luka ringan. Kejadian tersebut kini tengah ditangani pihak kepolisian Polres Tuban. (kim)

Editor | Publisher :  ... | Rangga
   [KotaTuban.com] COPYRIGHT © Warta Tuban 2012



SERVER Distributor PULSA MURAH

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kabar Berita Tuban dot Com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger