Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label korban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label korban. Tampilkan semua postingan

Keluarga korban bantah laporkan kasus Kompol Novel

Written By Unknown on Sabtu, 06 Oktober 2012 | 22.57

BeritaTuban dot com , BENGKULU - Keluarga Mulyan Johani, korban tewas yang diduga akibat penganiayaan oleh Kompol Novel pada 2004, membantah telah melaporkan pengusutan kasus itu ke Polda Bengkulu.

"Kami tidak pernah melaporkan kasus itu ke Polda Bengkulu, karena sejak 2004 kami sudah menunggu janji polisi untuk mengusut kasus kematian adik kami, tapi sampai hari ini tidak jelas," kata Antoni Besmar, kakak kandung Mulyan Johani, saat dikonfirmasi mengenai kasus yang menimpa adiknya delapan tahun silam yang dikaitkan dengan penyidik KPK, Novel Baswedan, Sabtu.

Menurut Antoni, pihak keluarga sangat setuju jika kasus itu diusut tuntas sehingga jelas kronologi pembunuhan adik keduanya itu.

Namun, setelah delapan tahun menunggu, baru kini kasus tersebut muncul kembali dan ia mengaku sama sekali tidak pernah mendesak Polda Bengkulu untuk mengusut kasus tersebut.

"Kalau mau diusut kami sangat mendukung, tapi jangan sampai keluarga kami dijadikan kambing hitam karena saat ini Novel sudah menjadi penyidik di KPK yang juga mengusut korupsi di Polri," tambahnya.

Antoni mengatakan terdapat sejumlah kejanggalan dalam kasus kematian adiknya pada 2004 itu di mana Kompol Novel menjabat Kasat Reskrim Polres Bengkulu dengan pangkat Iptu.

Jasad adiknya yang merupakan atlet binaraga itu tidak diizinkan dibuka oleh keluarga dan hingga ke penguburan mendapat penjagaan ketat dari kepolisian.

"Jadi keluarga sangat kabur dengan penyebab kematiannya, tapi sebenarnya kami sudah ikhlas, tapi kalau diusut demi keadilan kami dukung, jangan ditunggangi dengan maksud lain karena saudara Novel sudah menjadi penyidik KPK," jelasnya.

Mulyan Johan adalah salah satu dari enam korban yang diduga dianiaya polisi, termasuk Kompol NB yang saat ini menjadi penyidik KPK yang menangani kasus simulator SIM di Korlantas Polri.

Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Hery Wiyanto didampingi Wakil Direskrimum Polda Bengkulu AKBP Thein Tabero dalam keterangan pers di Polda Bengkulu, Sabtu mengatakan dua korban bernama Erwansyah Siregar dan Dedi Mulyadi melaporkan tindak pidana umum tersebut pada 1 Oktober 2012.

"Dua orang korban ini melapor melalui kuasa hukumnya tentang dugaan penganiayaan oleh Kompol N dan kami sudah menggelar prarekonstruksi," kata Wakil Direskrimum Thein Tabero.

Ia mengatakan laporan dua dari enam korban penganiayaan yang dilakukan pada 2004 itu adalah mereka yang masih hidup dan bukti proyektil peluru sudah diambil dari kaki korban melalui operasi betis kiri.

Sebelumnya, Direskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Dedy Irianto berniat menahan Novel dengan mendatangani Kantor KPK Jumat malam tadi (5/10).

Tindakan ini mendapat sorotan dari berbagai pihak karena dianggap sebagai upaya pelemahan KPK yang tengah menangani dugaan korupsi yang melibatkan petinggi Polri.  (KR-RNI/T013)

Editor: Jafar M Sidik |  Publisher  :  Rangga
   [AntaraNews] COPYRIGHT © Warta Tuban 2012 

Hingga H+3, Korban Meninggal Mencapai 760 Orang

Written By Unknown on Jumat, 24 Agustus 2012 | 13.49

BeritaTuban dot com , JAKARTA - Jumlah kecelakaan lalu lintas nasional dari H-8 atau Sabtu (11/8/2012) hingga H+3 atau Kamis (23/8/2012) mencapai 4.333 kecelakaan. Jumlah korban meninggal mencapai 760 orang, luka berat 1.222 orang, dan luka ringan 4.086 orang. Total kerugian materi mencapai Rp 8,3 miliar.

Demikian data terbaru yang dikeluarkan Korlantas Polri seperti yang tertera di Posko Harian Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2012 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (24/8/2012).

Detailnya, pada Kamis atau H+3 Lebaran, jumlah kecelakaan mencapai 407 kecelakaan. Dari jumlah tersebut sebanyak 74 orang meninggal dunia, 129 orang luka berat dan 436 mengalami luka ringan. Kerugian materi mencapai Rp 988 juta.

Catatan Korlantas menyebutkan, sepanjang H-8 hingga H+3, jumlah kecelakaan lalu lintas tertinggi terjadi pada H+3 dengan 407 kecelakaan. Namun, kerugian materi tertinggi justru terjadi pada H-4 atau Rabu (15/8/2012) dengan nilai Rp 1,024 miliar.

Editor :  Heru Margianto
Publisher :  Rangga
   [kompas.com] COPYRIGHT © Warta Tuban 2012


SERVER Distributor PULSA MURAH

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kabar Berita Tuban dot Com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger