Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mahasiswa. Tampilkan semua postingan

Pelantikan DPRD Tuban Diwarnai Aksi Demo

Written By Unknown on Minggu, 24 Agustus 2014 | 17.30

Berita Tuban | Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban periode 2015-2019 yang digelar hari ini diwarnai aksi unjuk rasa dari unsur masyarakat dan mahasiswa. Minggu (24/08/2014)

Mereka yang melakukan demonstrasi tersebut adalah Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR) dan belasab mahasiswa yang mengatasnamakan Forum Mahasiswa Tuban (FMT).

Para demonstran yang menggelar aksinya di gedung DPRD Jl. Letda Sucipto Tuban ini memaksa masuk ke dalam gedung dewan yang sedang hikmat dilakukan pelantikan. Namun mereka harus berhadapan dengan barisan petugas Kepolisian Resor Tuban yang mengamankan jalannya pelantikan.

Para pengunjuk rasa ini menuntut, anggota DPRD yang baru dilantik ini melaksanakan kewajiban sebaik-baiknya sebagai wakil rakyat dan bekerja maksimal. Mereka menilai wakil rakyat periode sebelumnya tidak bekerja sungguh-sungguh dan terkesan lelet.

“Anggota yang baru ini kami harap lebih tanggap dengan kepentingan rakyat,” ujar, koordinator aksi dari KPR, Imanul, dalam orasinya.

Para aktivis perempuan ini juga menuntut agar untuk segera mewujudkan Peraturan Daerah (Perda) perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan, meningkatkan anggaran yang responsif gender. Sebuah gagasan yang beberapa tahun terakhir ini mereka suarakan dan belum terwujud di kabupaten Tuban.

“Kami juga menuntut anggota dewan yang baru lebih transparan dengam mensosialisasikan semua kegiatan mereka kepada publik,” tambahnya.

Sementara, para aktivis FMT yang menggelar aksi serupa menuntut agar anggota dewan yang baru dilantik harus dapat menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

“DPRD Tuban kedepan harus lebih transparan terhadap kebijakan yang akan ditetapkan” kata salah satu dari FMT dalam orasinya. (Wib)

Sumber : Wacana Tuban | Republish : RayGa © 2014 Mitra Solusindo
 




IMI-Paramadina sosialisasikan negara maritim

Written By Unknown on Senin, 26 November 2012 | 10.21


"Sudah lama sekali Indonesia tidak kembali menjadi bangsa Maritim yang tangguh, dan sudah saatnya kita mengembangkan potensi-potensi maritim yang tersimpan sebagai arah pembangunan negara"
BeritaTuban dot com - Indonesian Maritime Institute (IMI) menyelenggarakan "Seminar IMI Goes to Campus: Strategi Membangun Negara Maritim" sebagai upaya menyosialisasikan negara maritim dengan menggandeng Universitas Paramadina bekerjasama dengan Serikat Mahasiswa Paramadina dan Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional Indonesia, Senin.

Keterangan tertulis Humas IMI menyebutkan, Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan mengatakan, "Sudah lama sekali Indonesia tidak kembali menjadi bangsa Maritim yang tangguh, dan sudah saatnya kita mengembangkan potensi-potensi maritim yang tersimpan sebagai arah pembangunan negara," ujarnya saat membuka seminar.

Seminar itu bertemakan "Strategi Pengelolaan Wilayah Perbatasan Maritim Indonesia" karena  permasalahan-permasalah perbatasan maritim dalam beberapa tahun terakhir dinilai menunjukan tensi yang cukup tinggi khususnya pada bidang keamanan dan pertahanan.

Sebagai pembicara kunci Prof. Dr. Susanto Zuhdi yang mewakili Menteri Pertahanan, mengatakan ancaman di laut bukan hanya dari pihak militer asing, sejumlah sipil juga mulai mengancam.

"Dewasa ini kita dihadapkan dengan ancaman yang tidak saja berasal dari militer, tapi nonmiliter khususnya di wilayah perbatasan kita. Tentu saja, hal tersebut membutuhkan penanganan yang komprehensif agar segala bentuk ancaman dapat diantisipasi," ujarnya. 

Hadir sebagai nara sumber, Prof Hasjim Djalal, Prof Dietriech Bengen, Laksda TNI Heribowo, Jaleswari Pramodhawardani, Brigjen TNI Dody Husodo Hargo dan Agus Dermawan dari KKP.

Direktur Eksekutif IMI Y Paonganan mengatakan bahwa kegiatan IMI Goes to Campus akan terus bergulir ke kampus-kampus seluruh Indonesia untuk terus mengkampanyekan pentingnya Indonesia menjadi sebuah negara maritim yang tangguh dan berdaulat. "Ini sebagai bentuk komitmen kami untuk menjadikan Indonesia negara maritim," tegasnya.

Pada kesempatan itu menggagas terbentuknya Pusat Studi Strategis Maritim di Universitas Paramadina untuk melakukan kajian-kajian strategis dalam bidang maritim.

"Untuk dana kegiatan ini berasal dari pihak KP3K-KKP, dan bekerjasama dengan Universitas Pramadina dalam  program Adopsi Pulau terluar untuk bersama-sama memajukan beranda NKRI tersebut," kata Paonganan.(*)


Editor: Ruslan Burhani |  Publisher  :  Rangga
   [antaranews.com] COPYRIGHT © Warta Tuban 2012 


SERVER Distributor PULSA MURAH

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kabar Berita Tuban dot Com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger