Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label international. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label international. Tampilkan semua postingan

Palestina: Israel harus berubah

Written By Unknown on Rabu, 30 Januari 2013 | 10.00


BeritaTuban dot com - Organisasi Pembebasan Palestina mengatakan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu harus melakukan perubahan tajam jika perundingan perdamaian ingin dimulai kembali.

"Melakukan proses politik serius untuk menyelamatkan perdamaian memerlukan perubahan tajam dalam kebijakan ke depan pemerintah Israel," kata Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dalam pernyataan setelah pertemuan di Ramallah, yang dipimpin Presiden Palestina Mahmud Abbas, Selasa. 

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton menyatakan bahwa kemenangan tipis Netanyahu dalam pemilu awal bulan ini tidak mengganggu harapan bagi perdamaian dengan Palestina, tetapi malahan membuka satu peluang baru bagi dialog.

Partai Likud -Beitenu yang dipimpin Netanyau unggul dalam pemilu pekan lalu dengan memiliki suara paling banyak di Knesset (parlemen), tetapi dilemahkan oleh gelombang dukungan pada partai Yesh Atid berhaluan tengah yang dipimpin Yair Lapid.

Para pemimpin partai sedang merundingkan satu koalisi baru, yang diperkirakan adalah satu pemerintah kanan-tengah, dan perundingan-perundingan itu harus diperhatikan bagi tanda-tanda apakah pemerintah itu akan dapat menghidupkan kembali proses perdamaian Timur Tengah.

Abbas menginginkan Israel menghentikan pembangunan permukiman di Tepi Barat dan Jerusalem Timur yang diduduki sebelum perundingan perdamaian yang macet sejak Septembr 2010.

Netanyahu mmengatakan ia menolak prasyarat-prasyarat bagi perundingan perdamaian, hasilnya menurut ia akan memungkinkan Israel mempertahankan kekuasaan atas beberapa wilayah yang ditetapkan sebagai wilayah Palestina sesuai dengan perbatasan tahun 1967.  (RN)

Editor: Ella Syafputri  |  Publisher  :  Rangga
   [antaranews.com] COPYRIGHT © Warta Tuban 2013 


  

Peretas lumpuhkan situs web Pemerintah AS

Written By Unknown on Minggu, 27 Januari 2013 | 00.32

BeritaTuban dot com - Washington - Peretas melumpuhkan situs web Departemen Kehakiman AS, yang diduga sebagai aksi pembalasan terhadap kematian seorang pegiat Internet.

Website Sentencing Commission Amerika Serikat, lembaga yang bertanggungjawab bagi panduan penjatuhan hukuman federal, dilumpuhkan pada Sabtu.

Para peretas juga mengirim pesan yang menuntut Amerika Serikat memperbarui sistem kehakimannya atau mereka akan membocorkan informasi sensitif yang diperoleh dalam serangan tersebut.

Menurut sejumlah berita, kelompok peretas yang memiliki reputasi negatif "Anonymous" dicurigai berada di belakang serangan itu, kata Xinhua.

Beberapa laporan, mengutip surat dari kelompok itu, mengatakan bahwa mereka meretas jejaring tersebut untuk membalas dendam atas kematian Aaron Swatz, pegiat Internet yang bunuh diri pada bulan ini.

Beberapa laporan menunjukkan jaksa penuntut umum federal telah secara agresif memburu Swartz karena ia diduga mengunduh jutaan artikel akademis dengan tujuan untuk membagikannya secara gratis, sebelum ia bunuh diri pada 11 Januari.

Ia menghadapi tuduhan melakukan kejahatan terhadap komputer federal dan dapat menghadapi hukuman sampai 35 tahun penjara jika terbukti bersalah.  (C003)

Editor:  Heppy  |  Publisher  :  Rangga
   [antaranews.com] COPYRIGHT © Warta Tuban 2013 




 

SERVER Distributor PULSA MURAH

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kabar Berita Tuban dot Com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger